7 nama Indonesia, sebelum Indonesia Merdeka

7 nama Indonesia, sebelum Indonesia Merdeka


Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Print
7 nama Indonesia, sebelum Indonesia Merdeka
Desa Brondong HUT RI

Signal.co.id – Sebelum Proklamator RI Soekarno – Hatta memproklamirkan diri, lahirnya sebuah negara bernama Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 1945, dunia sama sekali tidak mengenal apa yang di namakan Indonesia secara luas, meski sudah di gaungkan oleh pemuda Indonesia pada tahun 1928, namun gerakan yang di lakukan tidak leluasa, wajar saja Indonesia belumlah sebagai negara yang merdeka.

Para pendiri negeri ini, diam-diam merumuskan bagaimana nantinya Indonesia bisa di ciptakan, dan bisa di nikmati generasi penerus hingga saat ini.

Namun, sebelum Indonesia merdeka, sudah ada sederet nama yang melekat menjadi nama negeri, yang di kemudian hari di sebut Indonesia ini.

Desa Pagirikan HUT RI

Nama Indonesia pun sebenarnya sudah ada sejak tahun 1850, yang di perkenalkan oleh James Richardson Logan dan George Samuel.

Keduanya merupakan ilmuwan Inggris yang menyebut kepulauan ini dengan nama Indonesia, dalam majalah tahunan mereka yang terbit di Singapura, berjudul Journal Of The Indian Archipelago and Eastern Asia.

Di tahun itulah, nama Indonesia pertama kali muncul dan di pakai hingga kini.
Nama Indonesia sendiri berasal dari bahasa Yunani, Indus yang berarti Hindia, dan Nesos yang berarti kepulauan, yang berarti kepulauan Hindia.

Sebelum bernama Indonesia, negeri kita memiliki 7 nama yang berbeda.
Berikut 7 nama berbeda sebelum Indonesia merdeka, yang di lansir dari kanal You Tube angka & data Channel.

  1. Dwipantara ( tahun 78 masehi )

Nama ini terdapat dalam catatan kuno bangsa India, dahulu Indonesia memiliki banyak kerajaan-kerajaan Hindu, di mana agama tersebut berasal dari India, dan pertama kali masuk ke Indonesia tahun 8 masehi.

Dwipantara sendiri berasal dari dua kata bahasa sansekerta, Dwipa yang berarti pulau, dan antara yang berarti luas atau sebrang, sehingga Dwipantara dapat di artikan dengan kepulauan tanah sebrang.

  1. Nusantara ( tahun 1336 )

Setelah berabad-abad lamanya, nama Dwipantara berubah menjadi Nusantara, kala itu Nusantara terkenal sebagai sumber rempah-rempah.

Sebutan Nusantara pertama kali di gunakan pada masa kerajaan Majapahit, hal itu bisa di lihat dari isi Sumpah Palapa, yang di ucapkan Maha Patih Gajahmada pada tahun 1336.

Pada masa kerajaan Majapahit, menggunakan politik luar negri nya bersemboyan Mitreka Satata, yang artinya persahabatan dengan tetangga.

Hal itu tercatat dalam buku Negara Kertagama karangan Mpu Prapanca.
Mahapatih Gajahmada menjadi pelopor yang mempersatukan kembali, seluruh wilayah Nusantara yang pernah terpecah-pecah lebih dari 3 abad, antara tahun 1293 hingga tahun 1520.

Walau nama Nusantara tidak dipakai lagi secara resmi, namun hingga saat ini, nama tersebut sering kali di ucapkan sebagai julukan bagi bangsa Indonesia. ( bersambung – di kutip dari berbagai sumber )

SMA Negeri 1 Sindang HUT RI
Roza Fotocopy HUT RI
Share : Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email WhatsApp Print

Artikel Terkait

inquiry
aksara