Ngobrol Bareng Wabup Syaefudin, Mahasiswa, dan Pemkab Sinergi untuk Masa Depan Indramayu

Ngobrol Bareng Wabup Syaefudin, Mahasiswa, dan Pemkab Sinergi untuk Masa Depan Indramayu


Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Print
Ngobrol Bareng Wabup Syaefudin, Mahasiswa, dan Pemkab Sinergi untuk Masa Depan Indramayu

H. Syaefudin menghadiri langsung acara buka bersama dan talkshow bertajuk “Ngobati: Ngobrol Sareng Wakil Bupati Indramayu” pada Senin sore, (17/3/2025).

Acara yang berlangsung di Taman Fakultas Hukum Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu ini menghadirkan Wakil Bupati Indramayu sebagai narasumber utama, membahas topik Strategi Pemerintah Daerah dalam Membangun Kabupaten Indramayu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Syaefudin menyampaikan bahwa kehadirannya mewakili Bupati Lucky Hakim untuk berdiskusi mengenai arah pembangunan Indramayu ke depan.

Ia menekankan bahwa setiap pemimpin yang dipilih oleh masyarakat harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Bersama Bupati dan Wakil Bupati, mereka memiliki visi dan misi yang jelas untuk memajukan daerah.

Salah satu prioritas utama yang diusung adalah tata kelola pemerintahan yang baik. Wakil Bupati menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta membangun semangat gotong royong sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Mari bersama-sama memperbaiki berbagai sektor dan menghadapi tantangan dengan strategi yang tepat. Kabupaten Indramayu, sebagai lumbung pangan nasional dan produsen perikanan terbesar, memiliki peran strategis yang harus dipertahankan,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, moderator Eka Gurun menyoroti fenomena yang ia sebut sebagai “kabupaten paradoks”, di mana data menunjukkan penurunan angka pengangguran, namun masih banyak lulusan SMA dan sarjana yang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Ia menekankan bahwa ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk diselesaikan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Syaefudin mengakui bahwa setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian strategi yang tepat.

“Pemkab Indramayu berkomitmen untuk menyusun kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk model pentahelix yang mencakup pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media,” pungkasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam perumusan kebijakan daerah. Mahasiswa dan alumni perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah siap menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan untuk menggali potensi dan menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambah H. Syaefudin.

Melalui acara ini, Pemkab Indramayu berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan visi “Indramayu REANG” yang sejahtera dan berdaya saing.

Share : Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email WhatsApp Print

Artikel Terkait

inquiry
aksara